Header Ads

Breaking News
recent

5 Fakta Penting Mengenai Jerawat

5 Fakta Penting Mengenai Jerawat . Saat ini memang sudah menjadi kebutuhan yang harus dimiliki oleh seseorang. Karena perawatan muka sangat membuat penampilan menjadi percaya diri. Dengan adanya tips tersebut tidak perlu susah dalam pembuatan dan perawatan muka dan jerawat tersebut semua serba cepat dan perawatan akan berlangsung dengan baik. Kemudian kita dapat melakukan pekerjaan dengan baik.
Selengkapnya

5 Fakta Penting Mengenai Jerawat 
Untuk : Semua Usia
Cara Unduh : Klik link kemudian pada halaman baru unduh dengan mudah
Simak penjelasanya : Tips menghilangkan jerawat

5 Fakta Penting Mengenai Jerawat 

JERAWAT

Jerawat dapat mengganggu seorang anak sejak berusia 8 tahun. Jika tidak diatasi dengan baik, gangguan jerawat dapat menetap hingga usia 40-an. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 85 % populasi manusia memiliki jerawat pada usia 12-25 tahun, dan 15 % lainnya mengalami pada usia di atas 25 tahun. Unukkaum peremuan sekitar 40-45 % mempunyai masalah jerawat pada usia sekitar 14-
17 thun. Sedangkan kaum laki-laki, sekitar 40 % juga menghadapi asalah jerwat pada usia sekitar 16-
19 tahun. Itu berarti, perempuan menghadapi problem jerawat lebih relatif lebih mudah ketimbang lelaki.

1. Penyebab Jerawat

Jerawat atau acne vulgaris, adalah ondisi abnormal kulit akibat miyak alami yang diproduksi kulit menutup pori-pori. Inyak ini disebut sebum, yang dihasilkan oleh kelenjar minyak (sebaceous gland). Sesugguhnya sebum dibutuhkan oleh kuli untuk menjaga kelambaban dan kelenturn. Kelenjar minyak biasanya terdapat di lapisan kulit bagianwajah, leher, dada, dan lengan.

Di sanalah daerah yang sering ditubuhi jerawat. Jadi, penyebab utama timbulnya jerawat adalah produksi minyak yang terlalu banyak oleh kelenjar-kelenjar minyak dalam kulit.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan jerawat antra lain stress, aktivitas hormon, akteri di pori-pori kulit, dan iritasi kulit atau terkena garukan.

Tiga Tipe Jerawat

a. Jerawat Biasa

Jerawat ini tampak berupa tonjolan kecil berwarna kemerahan. Terjadi karena pori-pori kulit tersumbat dan terinfeksi oleh bakteri. Dari mana datangnya bakteri? Barangkali bakteri itu memang terdapat pada permukaan kulit, tetapi bisa juga dari kuas make up, waslap, jari tangan, juga telepon. Ketegngan saraf yang disebabkan oleh stress san aktivitas hormon memegang peranan dalam meneruskan persoalan jerawat ini. Lazimnya jerawat tersebut muncul sekitar rahang dan dagu.

b. Jerawat  Komedo

Komedo adalah nama ilmiah dari pori-pori yang tesumbat. Komedo dipilahan menjadi dua, yakni komedo terbuka (blackhead) dan komedo tertutup (whitehead). Komedo terbuka tampak seperti pori-pori yang membesar dan menghitam. Hanya saja warna hitam ini bukanlah kotoran, tetapi penyumbat pori-pori yng berubah warna karena teroksidasi oleh udara. Sedangkan komedo tertutup tampak seperti tonjolan putih pada kulit. Komedo ini lazimnya disebabkan oleh sel-sel kulit mati, atau memang adanya   kelenjar minyak yang berlebihan. Jerawat komedo seringkali muncul di wjah, punggung dan dada.

c. Jerawat Jagung

Cystic acne atau jerawat jagung terlihat sebagi tonjolan-tojolan yang meradang hebat dan tersebar di seluruh permukaan wajah. Inilah godfather-nya jerawat, acapkali membuat orang rendah diri.

2. Gejala Timbulnya Jerawat

Sekurang-kurangnya terdapat empat gejala pokok yang menimbulkanjerawat, yaitu:
a. peningkt produksi minyak di kelenjar minyak b. peningkatan hormon androgen,
c. Kondisi abnormal atas timbulnya bakteri dan jamur atau ynag disebut microflora di kulit, dan
d. Penebalan, penybatan, dan pengerasan pada sel-sel kulit.

3. Mitos Seputar Jerawat

Sejak kapan dan dari mana mitos jerawat berasal, sulit ditemukan. Yang jelas hingga sekarang mitos  seputar  jerawat,  yakni  hal-hal  yang  salah,  masih  berkembang  di  klangan  masyarkakat. Sepatutnya dibenarkan duduk perkaranya. Ini dia sebagian kecil mitos tersebut.


4. Tips Merawat Jerawat

Dalam hal mencegah dan mengendalikan jerawat berfokus pada :
a. mengurangi produksi kelenjar miyak,
b. mengurangi penyumbatan dan penumpukan sel-sel mati, dan
c. mengurangi munculnya bakteri dan jamur yang mengakibatkan peradangan.

5. Bagaimana merawat jerawat yang benar?

  • Bersihkan kulit yang berjerawat secara teratur. Tapi tidak menggunakan sabun yang alkalis.
  • Lakukan olah raga paga hari yang mendapat sinar matahari.
  • Enam bulan sekali minum obat pencahar,
  • Konsumsi sayur-mayur seperti, daun ubi jalar merah, bayam, dauun melinjo, bawang daun, ercis, dan wortel, juga mengonsumsi buah-buahan yang tua / matang seperti pisang, nanas, jeruk dan tomat.
  • Hindari kebiassaan memijit-mijit, memencet atau mengutk-atik jerawat dengan jari. Asyik sih, tetapi kebiasaan ini membuat gangguan jerawat menjadi semakin parah.


PENGOBATAN ALAMI

Gerakan kembali ke alam (back to nature) mau tak mau semakin emndorong peemakaian bahan alam sebagai bat. Dewasa ini ada sekitar 500 tanaman berkhasia obat, dan baru sekitar 500 tanaman yang dapat diidentifikas. Jadi jelas, terbuka peluang untuk memanfaatkan ribuan tanaman obat yang tumbuh di Indonesia.

Di sisi lain, harg aobat produk pabrik cenderung semakin mahal. Padahal banyak orang berharap ingin hidup sehat tapi murah. Itulah sebabnya, metode pengobatan alami yang memanfaakan tanaman cenderung dipiih banyak orang.

Dilihat dari bahan tanama yang digunakan pengobatan alami dipilahkan menjadi dua, yakni:
(a) Ratah artinya hanya menggunakan bahan tunggal atau tidak dicampur degan bahan lain, dan
(b) racikan artinya menggunakan beberapa bahan yang diracik atau diramu menjai satu.

Ratah Mentimun (Cucumis sativus L. - Familia Cucurbitaceae)
Bahan                         : Buah mentimun muda 1 buah
Cara pembuatan         : Buah mentimun dipotong rata-rata 3 cm x 3cm..
Cara pemakaian         : Gosokkan pada wajah yang berjerawat selama 2 – 3 kali sehari.

Ratah Jeruk Nipis (Cirus aurantifolia L. - Familia Rutaceae)
Bahan                         : Buah jeruk nipis tua 1 buah
Cara pembuatan         : Buah jeruk nipis diiris tepi-tepinya hingga menjadi 4 bagian. Cara Pemakaian                                     : Gosokkan pada wajah yang berjerawat selama 2 – 3 kalisehari

Ratah Tomat (Lycopersicon lycopersicum L. - Familia Solanaceae)
Bahan                         : Buah Tomat masak 1 buah
Cara pembuatan         : Bua tomat dipotong rata-rata
Cara pemakaian         : Gosokkan pada wajah yang berjerawat selama 2 – 3 kali sehari.

Racikan Belimbung Wuluh (Averrhoa bilimbi L. - Familia Oxalidaceae) dan Jeruk Nipis (Cirus aurantifolia L. - Familia Rutaceae)

1. Bahan
Buah Belimbing Wuluh 6 buah Air jeruk nipis 2 sendok makan Serbuk belerang ½ sendok the

2. Cara pembuatan
Buah Belimbing Wuluh dan serbuk belerang digiling sampai halus, kemudian diremas-remas dengan air jeruk nipis.

3. Cara Pemakain
Ratakan pada wajah yang berjerawat selama 2 – 3 kali sehari.

Demikian yang dapat kami bagikan mengenai 5 Fakta Penting Mengenai Jerawat . Bagi yang ingin memiliki dan sudah mengunduhnya kami ucapkan terima kasih

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.